ContohEssay. Contoh Paper. Contoh Latar Belakang. Contoh Kata Pengantar. Contoh Rumusan Masalah. Cara Membuat Makalah. Cara Membuat Daftar Isi. Cara Membuat Laporan. Cara Membuat Proposal. Cara Membuat Daftar Pustaka
Memakaihelm dan mematuhi peraturan lalu lintas merupakan contoh kewajiban ketika berada di Masyarakat . Melaksanakan kewajiban harus disertai dengan sikap Bijaksana dan Ikhlas. Buyung melihat film kartun di televisi dengan volume yang sangat keras ketika adiknya sedang belajar. Buyung memang mempunyai hak untuk melihat televisi setelah selesai
Orangdinamis cenderung tidak pernah merasa bosan karena ia cepat bosan. Ketika ia bosan, ia langsung meninggalkan hal yang membosankan tersebut dan mencari sesuatu yang baru. Sesuatu yang baru itu tidak selalu menakutkan. Justru menyenangkan jika kita menyukainya. 4. Cerdas. Orang dinamis sangat suka belajar dan membaca. Sehingga ia bisa menjadi orang yang pintar dan cerdas.
Vay Tiแปn Online Chuyแปn Khoแบฃn Ngay. ๏ปฟDinamis merupakan kata sifat yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Namun, apakah kita sudah mengerti terkait pengertian dinamis itu sendiri? Untuk sama-sama belajar, yuk simak ulasan mengenai dinamis berikut ini! Pengertian Dinamis Pengertian dinamis adalah sesuatu, baik benda maupun makhluk yang terus berkembang secara aktif. Jika diterapkan dalam pengertian sosiologis, dinamis adalah energi dan tekad yang terus mengalir dalam diri seseorang dan membuatnya terus bergerak dalam kehidupan. Sebagai informasi tambahan, bahwa lawan kata dinamis adalah statis. Istilah dinamis dapat ditemukan dalam berbagai bidang kajian mulai dari musik, pendidikan, hukum, agama dan sederet lainnya. Untuk lebih jelasnya tentang dinamis, mari kita lihat penjelasan dari kata dinamis menurut ahli di bawah ini Pengertian Dinamis Menurut Para Ahli Berikut dibawah ini pengertian Dinamis menurut para ahli, antara lain. Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI Jika membuka KBBI, kita akan menemukan arti kata dinamis sebagai keadaan penuh semangat dan energi, terutama untuk bergerak maju. Mereka yang memiliki sifat dinamis dapat dengan mudah beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang baru. Sosiolog Dalam dunia sosiologi, makna terkait dinamis lebih umum dan lebih umum. Menurut sosiolog, ada kesepakatan bahwa dinamis adalah objek yang terus berubah dan berkembang. Objek dapat berupa kelompok atau hanya individu. Pakar Prancis Beberapa ahli dari Perancis menjelaskan tentang dinamis adalah kalimat yang mengacu pada kata benda energiโ dan kekuatanโ. Maka dari keterangan tersebut dapat dijelaskan bahwa dinamis adalah suatu kegiatan yang terus bergerak karena adanya daya dan kekuatan yang menyertai suatu benda. Merriam Webster Merriam Webster mendefinisikan dinamis sebagai sesuatu yang selalu aktif dan bergerak. Pengertian ini bersifat umum, sehingga dapat digunakan untuk semua mata pelajaran, mulai dari manusia hingga hewan dan benda. Setelah mengetahui beberapa definisi dinamis berikut, dapat disimpulkan bahwa dinamis adalah istilah yang berarti sesuatu yang bergerak. Sesuatu yang memiliki cakupan makna yang luas, mulai dari manusia, hewan hingga benda mati. Sifat Dinamis dalam Hidup Faktanya setiap orang memiliki sifat dinamis, karena merupakan sifat yang muncul karena pengalaman dan penyesuaian diri. Ada beberapa sifat dinamis yang dapat kamu temukan dalam diri seseorang, benda atau sekelompok orang yang memilikinya, antara lain Iman yang Kuat Seseorang yang memiliki sifat dinamis percaya bahwa ia mampu mendapatkan apa yang diinginkannya, terutama yang berkaitan dengan masa depan. Karena mereka tidak takut akan perubahan dan melakukan adaptasi agar bisa masuk dan berkembang di dalamnya. Dengan begitu mereka tidak akan kesulitan mencapai masa depan yang mereka inginkan. Semangat untuk Maju Individu yang memiliki sifat dinamis selalu memiliki semangat untuk maju, bergerak dan berkembang secara signifikan. Berbeda dengan mereka yang memiliki sifat statis, dinamis membuat seseorang mampu melangkah maju dengan optimis dan menerima segala perubahan yang terjadi nantinya. Banyak Belajar Dinamis merupakan sifat positif dan harus dimiliki oleh setiap orang. Hal ini karena mereka yang dinamis mampu melakukan lebih banyak materi daripada mereka yang statis. Mereka yang belajar akan menerima banyak perubahan, sehingga mendapatkan materi yang relevan dan sesuai dengan apa yang mereka cari. Memikirkan Setiap Peluang Sifatnya yang dinamis membuat seseorang selalu berpikir positif dan memikirkan peluang dalam setiap masalah yang muncul. Dengan begitu berbagai kemungkinan dapat diperhitungkan dan segala kemungkinan yang tidak menguntungkan dapat dihilangkan. Ini kemudian akan menghasilkan dorongan untuk perubahan dan responsif terhadap adaptasi. Kemampuan Belajar Positif Setiap orang yang memiliki sifat dinamis tentunya juga sering menghadapi masalah. Namun, mereka mengambil pelajaran dan pelajaran dari setiap peristiwa dan langkah yang mereka alami. Dengan begitu, mereka tidak takut untuk melangkah maju dan terus berpikir positif meski ada kekacauan dan hambatan di setiap langkahnya. Fungsi Sifat Dinamis dalam Masyarakat Sifat dinamis memiliki beberapa fungsi yang memberikan banyak manfaat dalam masyarakat. Fungsi ini memberikan dampak positif, baik bagi diri sendiri, lingkungan maupun sosial masyarakat di sekitarnya. Adapun fungsi-fungsi dinamis dalam kehidupan bermasyarakat antara lain 1. Menjadikan masyarakat lebih adaptif dalam setiap perubahan yang terjadi. Perubahan tersebut tidak dilakukan begitu saja, tetapi harus dipertimbangkan terlebih dahulu agar tidak berdampak negatif bagi masyarakat. 2. Individu memiliki sifat dinamis umumnya maju dan mau melakukan perubahan. Perubahan ini merupakan hasil dari proses adaptasi yang sebelumnya dilakukan ketika terjadi stagnasi pola pikir di masyarakat. 3. Individu yang memiliki sifat dinamis adalah pribadi yang ulet dan pantang menyerah. Masyarakat dapat mengikuti setiap perubahan yang terjadi karena dinamis merupakan suatu kondisi yang tidak dapat diprediksi begitu saja. Masyarakat yang dulunya merupakan komunitas sosial yang statis dapat melakukan berbagai inovasi yang menjadikan mereka masyarakat yang progresif. Contoh Sifat Dinamis Contoh โ contoh dinamis dapat Anda temukan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terlihat dengan adanya orang-orang yang memiliki perilaku dinamis yang antara lain bersifat Percaya diri Salah satu sifat yang tunjukkan oleh orang yang dinamis adalah rasa percaya diri. Karena dinamis adalah sifat yang mudah bergerak dan beradaptasi, akan memiliki kepercayaan diri dalam setiap langkah yang diambil. Tak lain karena setiap langkah ada peluang yang dapat dimanfaatkan. Berbeda dan Unik Seseorang yang memiliki sifat dinamis merupakan pribadi yang istimewa dan unik, hal ini dikarenakan tidak semua orang mampu menerima perubahan dengan lapang dada. Keunikan ini akan menjadi poros penyemangatnya untuk terus melakukan perubahan dan dapat menggunakannya untuk kehidupan di masa depan. Melahirkan banyak pilihan dan alternatif Tipe manusia dinamis positif akan memberikan getaran positif yang sama kepada lingkungan dan komunitas sosial di sekitarnya. Peluang dan alternatif yang diperoleh seseorang yang dinamis diperoleh karena ia mampu membaca peluang yang ada di setiap kejadian. Demikian ulasan kami mengenai maksud dari dinamis yang mengulas mengenai dinamis. Semoga ulasan kami dapat membantu kamu, khususnya menambah wawasan mengenai istilah dinamis. Terimakasih sudah singgah dan semangat terus belajar ya!
a. Berfikir orisinil Manusia selalu menghadapi berbagai persoalan dan peristiwa dalam kehidupannya. Semua persoalan yang yang tidak diketahui jawabannya dianggap sebagai masalah. Biasanya seseorang akan berusaha mengkaji problem yang dihadapinya dari berbagai aspek agar dapat memahaminya dengan baik. Setelah itu ia menghimpun berbagai data dan informasi yang berkaitan dengannya. Penghimpunan data dan informasi yang relevan dengan problem yang ada membantunya memperjelas, memahami dan membatasi problem itu dengan teliti dan mengantarkannya menyusun berbagai hipotesa sebagai langkah pemecahan. Dalam hal ini Allah Swt berfirman ู ู ุงูููููุฅูู ุงูููุจ ููููุนูู
ูุณูู ููุงูุฐู ูููุฃ ุงูููุจ ููููููููุนูู ูุจููููู ูู
ูููู ููููููุชูู ูุถูุฑูุง ูู ุงููุฑูุณูู ูู
ูููููุฃ ูุฑูููุฏ ูุตูุง ูู ูุชููุง ูุจูููููููุง ูู
ูุนูุช ูููููููู ูุฑุง ูุตูุจูุง ูู
ูุนูุช โMaka Apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? karena Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dadaโ. QS. AlยญHajj 46 b. Beretos kerja tinggi Adanya etos kerja yang kuat memerlukan kesadaran pada orang bersangkutan tentang kaitan bekerja dengan pandangan hidupnya yang lebih menyeluruh. Etos kerja dalam Islam adalah hasil suatu kepercayaan seorang Muslim bahwa bekerja mempunyai kaitan dengan tujuan hidupnya, yaitu memperoleh ridha dari Allah SWT. Berkaitan dengan ini penting untuk ditegaskan bahwa pada dasarnya, Islam adalah agama amal atau kerja. Inti ajarannya ialah bahwa hamba Alalh akan mendekati dan berusaha memperoleh ridha Allah melalui bekerja atau amal shalih serta dengan memurnikan sikap penyembahan hanya kepada-Nya. Alalh Swt berfirman ููุฑูู ูููููุณ ูููููุนูุณ ูููุฃูู ูุนูุณ ุงูู
ููุฅ ููุง ูุณู ูููู ูุณูููู ูููุฃู โDan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasannya usaha itu kelak akan diperlihatkan kepadanyaโ. QS. AlยญNajm53 39ยญ40 ููุงูุฏูุนูู
ูููุจ ู ูุฏุงูุฎ ูููุน ูุฑูููุซ ูููุน ูุณููููู ูููุจ ูุณููุน ุงููู ูุจูุฎูุฃ ูุณููู
ูููุจ ูู
ูููุงูุฑูุจูุฅ ุงูููุซูุฏูุญ ูุฏูุญูุฃ ูููููุฃ ุงูู
ููุงูู ูู
ูููุณูู ูููููููุน ู ููุง ูู ูุต ู ููุง ููููุณูุฑ ูููุน ูููููุน ู ููุง ู ูุถูุฑ ูู
ุงูุฏูููู
ููุง ูููุน ูู ูู ู
ู ูุณูุง ูููููููุน ูุฏููุงูุฏ ู ููุง ู ูุจูู ููู ูููุฏูู ูููู
ูุน ูููู
ูููููุฃูู ูููุฃ ูููู
ุงู ูุฑูุฎ ูุทูู ุงูู
ุงูุน ูุท ูููุฏูู ูููู
ูุน ูููู
ูููููุฃูู โIbrahim Ibnu Musa menceritakan hadits kepada kami. Isa Ibnu Yunus mengabarkan kepada kami dari Nur dari Khalid bin Maโdan dari al Miqdam dari rasululalh Saw bersabdaโTidak ada seorang pun yang memakan makanan lebih baik dari memakan hasil usahanya sendiri. Dan sesungguhnya nabi Daud memakan sesuatu dari hasil tangannyaโ HR. Muslim c. Berhasil karya Dalam Islam beramal atau bekerja itu juga harus dilakukan dalam bentuk shalih sehingga dikatakan amal shalih, yang secara harfiah berarti sesuai, yaitu sesuai dengan standar mutu. Berorientasi kepada mutu dan hasil yang baik sebagaimana dapat dipahami dari firman Allah, ูุฑููููุบููุง ูุฒููุฒูุนููุง ูููููู ูููู
ูุน ูู ูุณูุญูุฃ ูู
ูููููุฃ ูู
ูููููููุจู ูู ูุฉุงููููุงูู ูุชูููู
ู ููุง ูููููุฎ ูููุงู โYang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampunโ Alยญ Mulk67 2. ููููุฃ ูููุฆูุณ ูู
ูููุณูู ูููููููุน ููุง ูู ูุต ูู ูุจููููุง ููููุฃ ูููููุน ููุง ู ูุถูุฑ ูุนููุงูุฑ ูููุจ ูุฉูุนุงูููุฑ ูููุน ูุฑูู ูุจูู
ูุนูููุจ ูู ูููู ,ูููุฏูููุจ ูููุฌููุฑููุง ูููู
ูุน ููุงูู เธ ูุจูููุทูุฃ ูุจูุณูููููุง โDari Rifaโah Ibnu Rafiโ bahwa Rasulullah saw. pernah ditanya Pekerjaan apakah yang paling baik?. Beliau bersabda โPekerjaan seseorang dengan tangannya dan setiap jualยญbeli yang bersihโ. HR. Al Baihaqi d. Tidak mudah putus asa Seseorang yang kreatif tidak akan menyerah sebelum kemampuannya berakhir. Ia akan terus berupaya dan berusaha sekuat tenaga mencapai cita-citanya awalaupun ia harus menghadapi tantangan dan hambatan. Dalam perjalanannya pasti ia akan menemui cemoohan orang-orang yang iri kepadanya tetapi ia hanya menanggapi dengan tenang dan tidak putus asa. Sikap percaya diri dan tidak putus asa yang dilandaskan pada iman, menyebabkan segala bentuk tekanan tidak dijadikan sebagai kendala, tetapi sebuah tantangan yang akan membentuk kepribadian dirinya menjadi lebih cemerlang. Sebaliknya orang yang memiliki sikap tidak percaya diri, putus asa, dan pesimis adalah termasuk orang-orang yang putus harapan, fasik dan sesat, serta kufur. Allah Swt berfirman ููููุฑูู ููููุง ูู
ููููููุง ููุฅ ู ููุง ูุญูููุฑ ูููู
ูุณูุฆูููู ู ูููููุฅ ู ููุง ูุญูููุฑ ูููู
ุงููุณูุฃูููุช ููู โDan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafirโ. QS. Yusuf1287 e. Tawakkal Tawakal tidak identik dengan kepasrahan yang tidak beralasan. Namun tawakal harus terlebih dahulu didahului dengan adanya usaha yang maksimal. Muslim yang kreatif akan menunjukkan dedikasinya dengan berusaha maksimal untuk memperoleh tujuan yang diinginkan untuk kemudian menyandarkan hasil kepada Allah Swt. Allah Swt Berfirman ููู ููููููุชูู
ููุง ูุจู ูู ู ููุง ูููุฅ ู ููุง ู ูุน ู ูููููุชูู ูุชูู
ูุฒูุน ุงูุฐูุฅูู โkemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orangยญorang yang bertawakkal kepadaยญNyaโ. Imran 3 159 f. Memohon bantuan dan pertolongan Allah Untuk dapat menghasilkan karya, seseorang yang bersikap kreatif akan selalu memohon kepada Allah dengan tulus bahwa tiada daya upaya dalam menghasilkan sebuah karya tanpa pertolongan-Nya. Kesadaran ini muncul atas kenyakinan diri bahwa Allah melalui kreasi dan karya-Nya adalah sumber inspirasi. ูููู ูููู ููููุจูุฑ ูุฉู ูุญูุฑ ููุฌูุฑูููู ูุฉูุฑูุฎุขุง ูุฑูุฐู ูู ุงูู
ูุฆุงูููู ุงูุฏูุฌุงูุณ ูููููููุง ูุกุงููู ูุชููุงูู ูููู ูููู
ูุฃ ูุจุงูููุง ููููู ูุฃ ูุฑูููุฐูุชูู ุงูู
ูููุฅ ููููู
ูููุนูู ู ูููู ููุงูู ููููู
ูููุนูู ูููู ููุง ููููุชูุณูู โApakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung ataukah orang yang beribadat di waktuยญwaktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada azab akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah โAdakah sama orangยญorang yang mengetahui dengan orangยญorang yang tidak mengetahui?โ Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaranโ. QS. AlยญZumar39 9 โข Hikmah kreatif Hikmah membiasakan berperilaku kreatif dalam kehidupan sehari-hari akan menjadikan a. Setiap pribadi dapat mencipta, termasuk menciptakan realitas baru dalam kehidupan sehingga dalam situasi apapun dan dengan segala keterbatasan akan memiliki potensi untuk menciptakan berbagai hal, termasuk keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup ini. b. Setiap pribadi memiliki keterikatan kepada Allah SWT yang menjadi tempat bergantung dan tempat berharap satu-satunya. c. Setiap pribadi mempunyai etos kerja, yakni seperangkat nilai-nilai etis yang terkandung dalam ajaran Islam Al-Quran dan hadits tentang keharusan dan keutamaan bekerja untuk mencapai hasil yang diharapkan lebih baik dan produktif. RANGKUMAN 1. Al-Qurโan mengungkapkan agar umat Islam tidak menjadi umat yang santai. Umat Islam harus menjadi umat pionir dalam segala kebaikan. Oleh karena itu seorang muslim yang mengaku sebagai hamba Allah harus segera bergerak melakukan segala kebaikan yang tak terhingga luasnya. Dengan demikian melakukan dan menyebarkan kebaikan adalah tugas pokok setiap insan. 2. Optimis adalah suatu keyakinan terhadap sesuatu yang baik yang kelak akan terjadi yang memberi harapan positif serta menjadi pendorong untuk berusaha menuju ke arah kemajuan. Dengan sikap optimis seseoarng akan bersemangat dalam menjalani kehidupan, baik kehidupan di dunia maupun dalam menghadapi kehidupan akhirat kelak. 3. Seseorang yang berjiwa dinamistidak akan diam berpangku tangan. Ia akan terus berusaha secara sungguh-sungguh meningkatkan kualitas dirinya ke arah yang lebih baik dan lebih maju. Dinamis berarti penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan. 4. Manusia adalah mahluk pilihan Tuhan yang memiliki potensi dan kemampuan yang begitu besar. Kekuatan nalar manusia merupakan salah satu keistimewaan yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Dengan kekuatan nalarnya manusia dapat menemukan dan menciptakan hal-hal baru serta memperbaiki taraf hidupnya. Inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan dari suatu praktek nilai atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada. 5. Kreatif dapat diartikan sebagai kesadarankeimanan seseorang, untuk menggunakan keseluruhan daya dan kemampuan diri yang dimiliki sebagai wujud syukur akan nikmat Allah Swt guna menjadikan atau menghasilkan sesuatu yang terbaik dan bermanfat bagi kehidupan sebagai wujud pengabdian yang tulus kepada Allah Swt. RUANG BERDISKUSI Setelah anda mendalami materi ini, maka selanjutnya lakukanlah diskusi dengan teman sekelasmu. Kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas. PENDALAMAN KARAKTER Dengan memahami materi tentang Akhlak terpuji, maka seharusnya kita memiliki sikap sebagai berikut a. Berlomba-lomba dalam kebaikan b. Optimis c. Dinamis d. Inovatif e. Kreatif TUGAS 1. Penugasan terstruktur Menurut pendapat anda apakah kegiatan remaja di lingkungan anda sudah menerapkan prinsip-prinsip berlomba-lomba dalam kebaikan, optimis, dinamis, inovatif dan kreatif ? Jelaskan berikut contoh kegiatannya jika memang ada! 2. Kegiatan mandiri tidak terstruktur Buatlah karya mandiri yang membuktikan inovasi dan kreatifitas anda dalam hal KISAH TELADAN Kisah nabi dengan sahabat yang membawa onta Di dalam hadits Rasulullah Saw bersabda ุงููุง ูุทูุจ ูุญูููุฑูุชูู ุง ูุตุงู ูุฎ ูููุฏูุบูุช ู ูู ูุทูุง ูููุฒูุฑูู ุงูู
ูู ูู
ูููููุฒูุฑูู ููู ูููููุช ูููุญ ููุง ู ูุน ูู
ูุชู ูููููุช ูููู โSeandainya kalian bertawakal kepada Allah Swt dengan sebenarยญbenarnya, maka niscaya Allah Swt pasti memberikan rezeki kepada kalian seperti seekor burung yang terbang di pagi haridalam keadaan perut kosong mencari khumussejenis kacangยญ kacangan dan kembali di sore hari penuh perutnya dengan khumus tersebutโHR. Tirmidzi Hadits di atas memberikan ilustrasi bahwa seekor burung saja-makhluk Allah yang tidak memiliki akal- dengan kepasrahan dan usahanya, maka ia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan arti lain bahwa manusia mestinya-dengan karunia akalnya- pasti dapat menjadi lebih baik nasibnya dari pada seekor burung tersebut. Masih banyak di antara kita yang memaknai tawakal sebagai bentuk kepasrahan total kepada Allah Swt tanpa diiringi dengan usaha. Sehingga berakibat negatif dan pemahaman seperti ini tentunya harus diluruskan. Diceritakan suatu hari seorang sahabat datang mengendarai onta menemui Rasulullah Saw di masjid. Hanya saja ia tidak mengikat ontanya dan membiarkan onta tersebut berjalan-jalan. Ia bertawakal menyerahkan ontanya kepada Allah Swt. Setelah bertemu dengan Rasulullah Saw, Rasul bertanyaโEngkau menggunakan apa kemari? Onta wahai rasul! Mana ontamu? Aku lepaskan di luar sana tanpa aku ikat aku sudah bertawakal kepada Allah, jawabnya. Rasulullah Saw berkataโEngkau salah! seharusnya engkau ikat dulu ontanya kemudian baru engkau bertawakal. Dengan demikian berdasarkan kisah di atas melakukan tawakal itu berarti memasrahkan atau menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah Swt. Hanya saja hal ini bukan berarti manusia kemudian pasrah bongkokan bacapasrah sepenuhnya sehingga manusia hanya berdiam diri saja tanpa melakukan apapun. Dalam melakukan tawakal manusia masih diperkenankan untuk mengambil hukum kausalitas sepanjang dalam keyakinannnya hanya Allah Swt saja yang menciptakan terjadinya perbuatan tersebut. Oleh karena itu menyimpan uang untuk masa depan atau berobat dalam rangka menyembuhkan penyakit tidak merusak prinsip dasar tawakal kepada Allah Swt sepanjang dalam keyakinannya bahwa yang memberikan rezeki dan yang menyembuhkan penyakit adalah Allah Swt. Dalam hal ini Habib Alawi al Hadad berkataโBukan merupakan suatu keburukan apabila di dalam tawakal yang anda lakukan, anda memasukkan hukum kausalitas selagi yang anda jadikan sandaran hanya Allah Swtโ. AYO BERLATIH i. Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan baik dan benar! 1. Apa yang anda pahami dari makna berlomba-lomba dalam kebaikan ? 2. Bagaimana pendapat anda jika ada orang yang melakukan perlombaan dalam kebaikan tetapi mendatangkan permusuhan? 3. Menurut anda apakah anda termasuk orang yang optimis? Jelaskan! 4. Apa yang anda pahami dari istilah inovatif dan kreatif. Apakah terdapat perbedaan di antara keduanya? Jelaskan! 5. Buatkan contoh orang yang berperilaku dinamis! i. Portofolio dan Penilaian Sikap 1. Carilah beberapa ayat dan hadist yang berhubungan dengan materi berlomba-lomba dalam kebaikan, optimis, dinamis, inovatif dan kreatif dengan mengisi kolom di bawah ini No. AKHLAK TERPUJI AYAT QURโAN ATAU HADIS 1. BERLOMBA-LOMBA DALAM KEBAIKAN 2. OPTIMIS 4, INOVATIF 5. KREATIF 2. Setelah kalian memahami uraian mengenai akhlak terpuji berupa berlomba-lomba dalam kebaikan, optimis, dinamis, inovatif dan kreatif coba anda amati perilaku berikut ini dan berikan komentar No. Perilaku Yang Diamati Tanggapan / Komentar Anda 1. Eliza, Rika dan Dimas selalu berlomba untuk mendapatkan peringkat pertama di kelasnya 2. Nita menciptakan suatu karya dengan cara menjiplak karya orang lain 3. Heru tidak bisa menyesuaikan diri dengan suasana baru 4. Sampah dan air bekas didaur ulang sehingga dapat digunakan kembali 5. Membuang sampah di aliran sungai adalah bentuk dari ูููููุน ูุถูุง ูููู
ูุคูู
ููุง ูููู
ููุง ููุฅ ูุจูุญู ูุฃ ูู ู ูุฑูุฎ ูููููููููุง ูููู
ูุคูู
ูููุง ูู
ูููุณูู
ููุง ููุงูููุฑ Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah. HR. Muslim Menghindari Akhlak Tercela 7 Akhlak tercela fitnah, ghibah dan namimah adalah perbuatan yang sangat merugikan dan menghancurkan baik bagi individu yang melakukan ataupun bagi orang lain. Membicarakan orang lain tidak sesuai dengan fakta atau yang kita kenal dengan fitnah, berakibat sangat fatal. Seseorang dapat dihancurkan hidup dan harga dirinya akibat perbuatan tersebut. Begitupun dengan ghibah dan namimah. Pada materi ini, kita akan membahas mulai pengertian, akibat sampai manfaat Kompetensi Inti KI 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Mengembangkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro aktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan factual, konseptual, procedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, menyaji dan mencipta dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan. Kompetensi Dasar KD Menghayati bahaya fitnah, namimah, dan ghibah Menghindari hal-hal yang mengarah pada perilaku fitnah, namimah, dan ghibah Menganalisis pengertian dan bahaya perilaku tercela fitnah, namimah, dan ghibah Mempresentasikan pengertian dan bahaya perilaku tercela fitnah, namimah, dan ghibah Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian fitnah, namimah dan ghibah 2. Siswa dapat menjelaskan cara menghindari perilaku fitnah, namimah dan ghibah PETA KONSEP GHIBAH FITNAH NAMIMAH MARI MENGAMATI AMATI GAMBAR BERIKUT INI DAN BUATLAH KOMENTAR ATAU PERTANYAAN Setelah Anda mengamati gambar disamping buat daftar komentar atau pertanyaan yang relevan 1. โฆโฆโฆ.โฆโฆโฆโฆ โฆโฆโฆ.โฆโฆโฆ. 2. โฆโฆโฆ.โฆโฆโฆโฆ โฆโฆโฆ... 3. โฆโฆโฆ โฆโฆโฆ.โฆโฆโฆ... Sumber Setelah Anda mengamati gambar disamping buat daftar komentar atau pertanyaan yang relevan 1. โฆโฆโฆ.โฆโฆโฆโฆ โฆโฆโฆ.โฆโฆโฆ. 2. โฆโฆโฆ.โฆโฆโฆโฆ โฆโฆโฆ... 3. โฆโฆโฆ โฆโฆโฆ.โฆโฆโฆ... MARI MENDALAMI Selanjutnya Anda pelajari uraian berikut ini dan Anda kembangkan dengan mencari materi tambahan dari sumber belajar lainnya 1. FITNAH
Dari segi biologis, perilaku merupakan suatu kegiatan atau aktivitas dari organisme makhluk hidup yang bersangkutan. Pada dasarnya seluruh organisme makhluk hidup tersebut berperilaku. Sehingga yang dimaksud dari perilaku manusia ialah semua kegiatan atau aktivitas dari manusia, baik yang dapat diamati dengan secara langsung atau yang tidak bisa atau dapat diamati oleh pihak luar. Bentuk Perilaku Menurut Skinner dalam dewi, 2009, perilaku ini merupakan respon atau juga reaksi seseorang terhadap stimulus. Dilihat dari bentuk respon terhadap stimulus, maka perilaku tersebut dapat atau bisa dibedakan menjadi dua, yaitu a. Perilaku tertutup covert behavior Merupakan suatu respon seseorang terhadap stimulus di dalam bentuk terselubung atau juga tertutup covert. Respon atau pun reaksi terhadap stimulus tersebut masih terbatas pada perhatian, persepsi, pengetahuan/kesadaran, serta juga sikap yang terjadi pada orang yang menerima stimulus tersebut, serta juga belum dapat atau bisa diamati dengan secara jelas oleh orang lain. b. Perilaku terbuka overt behavior ini Merupakan respon seseorang terhadap stimulus di dalam bentuk tindakan nyata atau juga terbuka. Respon terhadap stimulus tersebut sudah jelas di dalam bentuk tindakan atau juga praktek, yang dapat atau bisa dengan mudah dilihat oleh orang lain. Perilaku manusia tersebut sangatlah kompleks serta mempunyai atau memiliki bentangan yang sangat luas. Jenis Perilaku Bloom dalam dewi, 2009 kemudian membagi perilaku manusia tersebut ke dalam tiga domain, diantaranya kognitif, afektif, serta psikomotor. Di dalam perkembangannya, teori Bloom tersebut kemudian dimodifikasi untuk pengukuran hasil pendidikan kesehatan, yakni 1 Pengetahuan Knowledge Pengetahuan ini merupakan hasil dari tahu, serta ini terjadi setelah orang tersebut melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu, Pengetahuan tersebut sangat penting di dalam membentuk tindakan seseorang. a Proses adopsi perilaku Dengan berdasarkan pengalaman serta juga penelitian terbukti bahwa perilaku yang didasarkan oleh karna pengetahuan akan lebih langgeng daripada yang tidak didasari suatu pengetahuan. Penelitian Rogers pada tahun 1974 yang dikutip oleh Notoatmodjo kemudian menyatakan bahwa sebelum seseorang tersebut mengadopsi sebuah perilaku baru, di dalam diri orang tersebut sudah terjadi proses sebagai berikut Awareness kesadaran, merupakan orang tersebut menyadari di dalam arti mengetahui stimulus tersebut terlebih dahulu Interest, merupakan orang mulai tertarik pada stimulus Evaluation ini merupakan menimbang-nimbang baik serta tidaknya stimulus itu untuk dirinya Adoption ini merupakan sebuah subjek telah berperilaku baru sesuai dengan pengetahuan, kesadaran, serta sikapnya terhadap stimulus. Namun demikian dengan berdasarkan penelitian selanjutnya, Rogers kemudian menyimpulkan bahwa perubahan perilaku tersebut tidak selalu dengan melalui proses-proses di atas. b Tingkat pengetahuan di dalam domain kognitif Pengetahuan yang tercakup di domain kognitif tersebut mempunyai enam tingkatan Tahu know Tahu ini merupakan tingkat pengetahuan yang paling bawah atau sendiri diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah atau sudah dipelajari itu ke dalam pengetahuan tingkat ini yakni mengingat kembali recall sesuatu yang spesifik dari semua bahan yang dipelajari atau juga rangsang yang diterima. Memahami comprehension ini diartikan yakani sebagai suatu kemampuan di dalam menjelaskan dengan secara benar megnenai objek yang diketahui, serta bisa atau dapat menginterpretasikan materi tersebut dengan sangat yang telah atau sudah paham terhadap objek atau materi tersebut bisa atau dapat menjelaskan, menyebutkan contoh, menyimpulkan, serta juga meramalkan terhadap objek yang dipelajari. Aplikasi aplication ini diartikan yakni sebagai kemampuan untuk dapat mengunakan materi yang telah atau sudah dipelajari pada situasi atau juga kondisi sebenarnya. Aplikasi ini bisa atau dapat diartikan yakni sebagai pengunaan rumus, hukum , metode, serta juga prinsip di dalam konteks atau juga situasi yang lain. Analisis analysis ini ialah suatu kemampuan di dalam menjabarkan sebuah materi atau pun juga suatu objek itu ke dalam komponen, tetapi masih di dalam 1terstruktur organisasi serta juga masih ada hubungannya antara satu sama lain. Sintesis syntesis ini ialah mengarah pada suatu kemampuan untuk bisa atau dapat meletakkan atau pun juga menghubungkan bagian di dalam sebuah bentuk keseluruhan yang baru. Artinay sintesis ini merupakan suatu kemampuan di dalam menyusun formulasi yang baru dengan berdasarkan formulasi-formulasi yang sudah ada. Evaluasi evaluation ini berkaitan atau berhubungan dengan kemampuan melakukan justifikasi atau juga penilaian terhadap suatu objek atau tersebut didasarkan pada suatu kriteria yang ditentukan sendiri, atau juga menggunakan kriteriakriteria yang telah atau sudah pengetahuan tersebut bisa atau dapat dilakukan dengan wawancara atau juga angket yang menanyakan mengenai isi materi yang ingin diukur dari responden. 2. Bentuk Perilaku Dilihat dari bentuk respon terhadap stimulus tersebut, maka perilaku ini bisa atau dapat dibedakan menjadi dua diantaranya Perilaku tertutup ini merupakan sebuah respon seseorang terhadap stimulus di dalam bentuk terselubung ata jugau tertutup covert. Respon atau pun juga reaksi terhadap stimulus tersebut masih terbatas di adanya persepsi, perhatian,pengetahuan / kesadaran, serta juga sikap yang terjadi belumbisa diamati dengan secara jelas oleh orang lain. Perilaku terbuka ini merupakan suatu respon seseorang terhadap stimulus di dalam bentuk tindakan nyata atau juga terbuka. Respon terhadap terhadap stimulus ini sudah jelas di dalam bentuk tindakan atau juga praktek practice. 3. Domain Perilaku Diatas telah atau sudah dituliskan bahwa perilaku tersebut merupakan bentuk respon dari stimulus rangsangan dari luar. Hal tersebut berarti walaupun bentuk stimulusnya itu sama namun bentuk respon tersebut akan berbeda dari setiap orang. Menurut Notoatmodjo faktor-faktor yang membedakan suatu respon terhadap stimulus itu disebut dengan determinan perilaku. Determinan perilaku tersebut bisa atau dapat dibedakan menjadi dua diantaranya Faktor internal merupakan suatu karakteristik orang yang bersangkutan yang memiliki sifat given atau bawaan misalnya seperti tingkat emosional, tingkat kecerdasan,jenis kelamin, serta sebagainya. Faktor eksternal ini merupakan lingkungan, baik itu lingkungan politik, fisik, ekonomi,serta sebagainya. Faktor lingkungan tersebut kemudian sering menjadi factor yang dominanyang kemudian mewarnai perilaku seseorang. 4. Proses Tejadinya Perilaku Penelitian Rogers kemudian mengungkapkan bahwa sebelum orang tersebut mengadopsi perilaku baru berperilaku baru, didalam diri orang tersebut kemudian terjadi proses yang berurutan, yakni Awareness kesadaran, ini merupakan orang tersebut menyadari dalam arti mengetahui setimulus objek tersebutterlebih dahulu. Interest, ini merupakan orang mulai tertarik kepada stimulus. Evaluation menimbangโnimbang baik serta tidaknya stimulus tersebut bagi dirinya.Hal tersebut berarti sikap responden sudah lebih baik lagi. Trial, orang telah atau sudah mulai mencoba perilaku baru. Adoption, subjek telah atau sudah berperilaku baru sesuai dengan kesadaran, pengetahuan,serta sikapnya terhadap stimulus. Menurut Notoatmodjo apabila penerimaan ada perilaku baru atau pun adopsi perilaku itu dengan melalui proses seperti ini didasari oleh karna pengtahuan, kesadaran, serta juga sikap yang positif maka perilaku itu akan menjadi suatu kebiasaan atau sifatnya itu langgeng long lasting. Faktor Personal Yang Mempengaruhi Perilaku Manusia Faktor personal ini seringkali dipengaruhi oleh karna motif sosiogenis, atau sering juga disebut dengan motif sekunder yakni sebagai lawan dari motif primer motif biologis. Dengan secara singkat motif-motif sosiogenis di atas bisa atua dapat dijelaskan sebagai berikut Jalaluddin, 2007 Motif ingin tahu Ini merupakan kecendrungan tiap orang untuk dapat berusaha memahami serta memperoleh arti dari dunianya. Motif kompetisi Setiap orang kemudian ingn membuktikan bahwa ia mampu untuk mengatasi persoalan kehidupan apa pun. Motif cinta Segala macam penelitian membuktikan bahwa kebutuhan akan adanya kasih sayang yang tidak terpenuhi maka kemudian akan menimbulkan perilaku manusia yang kurang baik. Motif harga diri dan kebutuhan mencari identitas Erat kaitannya yakni dengan kebutuhan untuk dapat memperlihatkan kemampuan serta juga memperoleh kasih sayang, ialah kebutuhan untuk dapat menunjukkan eksistensi di dunia. Kebutuhan akan nilai, kedambaan, serta makna kehidupan Di dalam menghadapi kehidupan, manusia itu membutuhkan nilai-nilai untuk dapat menuntunnya di dalam mengambil keputusan atau juga memberkan makna pada kehidupannya. Termasuk ke dalam ini ialah motif keagamaan. Kebutuhan ini akan pemenuhan diri tersebut dilakukan dengan melalui berbagai bentuk Mengembangkan serta menggunakan potensi kita dengan cara yang kreatif konstruktif, misalnya seperti dengan seni musik, musik, sains, atau pun juga hal-hal yang mendorong ungkapan diri yang kreatif. Memperkaya kualitas kehidupan yakni dengan memperluas rentangan serta kualitas pengalaman dan juga pemuasan, misalnya ialah dengan darmawisata. Membentuk hubungan yang hangan serta juga berarti dengan orang-orang sekitar. Berusaha โmemanusiaโ, untuk menjadi persona yang kita dambakan. Motivasi seseorang juga akan mampu ikut menentukan sebuah pesan diterima atau pun tidak. Hal tersebut juga berarti, motivasi untuk mencari hiburan contohnya akan menjadi dalih untuk dapat menikmati media massa Nurudin, 2007 232 . Faktor Situasional Yang Mempengaruhi Perilaku Manusia Sedangkan untuk faktor situasional yang mempengaruhi manusia itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya Jalaluddin, 2007 Faktor Ekologis Kaum determinisme lingkungan sering kemudian menyatakan bahwa keadaan alam itu mempengaruhi gaya hidup serta perilaku. Faktor Temporal Satu pesan komunikasi yang kemudian disampaikan di pagi hari, itu akan berbeda maknanya bila disampaikan ditengah malam. Jadi, yang mempengaruhi manusia itu bukan saja di ana merekaitu berada tetapi juga bilamana mereka berada. Suasana Perilaku Behaviour Settings Pada tiap suasana terdapat pola hubungan yang kemudian mengatur perilaku orang-orang di dalamnya. Teknologi Revolusi teknologi kemudian sering disusul dengan revolusi di dalam perilaku sosial. Di dalam ilmu komunikasi, Mrshall McLuhan 1964 kemudian menunjukkan bahwa bentuk teknologi komunikasi tersebut lebih penting daripada isi media komunikasi. Faktor-faktor Sosial Sistem peranan yang ditetapkan di dalam suatu masyarakat, struktur kelompok serta juga organisasi, karakteristik populasi, merupakan faktor sosial yang kemudian menata perilaku manusia. Lingkungan psikososial Persepsi mengenai sejauh mana lingkungan tersebut memuaskan atau juga mengecewakan kita, akan mempengaruhi perilaku kita di dalam lingkungan itu. Stimuli yang mendorong serta juga memperteguh perilaku Situasi yang permisif memungkinkan orang tersebut melakukan banyak hal tanpa harus kemudian merasa malu. Sebaliknya, situasi restriktif menghabat orang untuk kemudian berperilaku sekehendak hatinya. Contoh Perilaku Dibawah ini merupakan contoh perilaku diantaranya Contoh perilaku manusia sebagai mahkluk sosial Bergotong-royong untuk membersihkan desa. Mengunjungi orang sakit Norma agama atau religi iaalah norma yang sumber nya dari Tuhan. Norma Kesusilaan ini merupakan suatu norma yang sumber nya dari hati nurani manusia yang berperilaku kebaikan serta kejahatan. Norma kesopanan yaitu aturan-aturan yang sumber itu berasal dari masyarakat atau juga dari lingkungan masyarakat. Norma Hukum ini merupakan norma yang dibuat masyarakat dengan secara resmi yang dapat atau bisa diberlakukan secara paksa. Contoh perilaku Manusia Sebagai Mahluk Individu Berusaha untuk dapat memenuhi hak-hak dasar yakni sebagai manusia Memenuhi kebutuhan serta kepentingan diri demi kesejahteraan hidup. Menjaga dan juga Mempertahankan harkat serta martabatnya . Demikianlah penjelasan mengenai Pengertian Perilaku, Bentuk, Jenis, Faktor dan Contohnya, semoga apa yang diuraiakan dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih
buatkan contoh orang yang berperilaku dinamis